Etnomedisin

Sabtu, 24 September 2011
Salah satu tulisan ahli antropologi yakni Erwin Ackerknecth pada tahun 1940-an, tanpa malu-malu membahas mengenai pengobatan primitif, hal ini dikarenakan mereka melakukan penelitian pada masyarakat primitif. Namun pada saat setelah Perang Dunia II, studi antropologi berubah dari masyarakat primitif ke masyarakat desa, membuat para ahli antropologi dalam hal mendeskripsikan sistem medis yang berbeda dengan sistem medis barat merasa kebingungan mengenai peristilahan. Seperti istilah Redfield yakni “pengobatan rakyat” (folk medicine), yang menimbulkan kebingungan, karena dalam masyarakat yang teknologinya maju, pengobatan populer sering pula disebut sebagai pengobatan “rakyat”.
Kebingungan tersebut bukanlah karena tidak relevannya istilah yang dulu (primitif) untuk digunakan pada saat sekarang, namun ketakutan akan kritikan karena istilah tersebut mengandung makna yang merendahkan. Hal ini terbukti dengan adanya ahli antropologi yang berusaha menghilangkan kata “primitif” pada setiap tulisannya, seperti Ackerknecth. Namun apabila berpindah dari kerangka tipe-tipe masyarakat kepada kerangka etiologi, kepada konsep-konsep tentang kausalitas penyakit, Foster dan Anderson tidak akan menghapus istilah sebelumnya, namun berpendapat bahwa apabila istilah-istilah yang digunakan dalam konteks sistem klarifikasi dengan label istilah-istilah yang relatif netral, maka istilah-istilah tersebut tidak akam merugikan siapa pun.............................
(ANTROPOLOGI KESEHATAN;FOSTER/ANDERSON;Hal;61-83)
 download; Etnomedisin

Related Post:

0 komentar:

Poskan Komentar